Berita Terbaru :
Probolinggo - Antisipasi Aksi Premanisme, 9 Anjal dan Pak Ogah Diamankan
Surabaya -  Antisipasi Penyebaran Covid-19 Dilingkungan Perusahaan
Surabaya -  Ditreskrimsus Polda Jatim Ungkap Tindak Pidana Perikanan
Sidoarjo -  Penyandang Disabilitas Akan Diprioritaskan Program Vaksinasi
Surabaya -  Pembelajaran Tatap Muka Tetap 5 Juli 2021 Mendatang
Surabaya -  Alhamdulillah 2 Ribu Peserta SBMPTN Diterima di Unair
Sidoarjo -  Menteri P3A Pastikan Santri Korban Sodomi Guru Ngaji Dapat Pendampingan
   

Ekonomi   09 Juni 2021 | 15:37 wib
Budidayakan Beragam Jenis Anggrek, Pemuda Desa Mampu Dongkrak Pendapatan Desa
Ada sekitar 55 ribu plant anggrek, mulai dari anggrek keriting, anggrek sri patum orange, anggrek enobi, anggrek salaya pink, hingga anggrek black pearl yang dijual seharga Rp 800 juta. Fptp Ariesta
 Pasuruan   Sejumlah pemuda desa di Kabupaten Pasuruan, sukses budidayakan tanaman anggrek jenis dendrobium, mulai dari anggrek lokal hingga anggrek impor.


Tanaman lokal hingga angrek impor menghiasi pemandangan di Green house yang berada di Desa Sadengrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Ya, belasan pemuda desa ini berhasil membudidayakan tanaman angrek yang pertama kali di pasuruan.

Budidaya anggrek ini diberi nama omah anggrek. Ada sekitar 55 ribu plant tanaman anggrek jenis dendrobium, mulai dari anggrek lokal hingga anggrek impor, diantaranya anggrek keriting lokal Indonesia, anggrek sri patum orange, anggrek enobi, anggrek salaya pink, hingga anggrek black pearl.

Untuk harga tanaman angrek tersebut bervariasi sesuai dengan jenis anggrek, yakni mulai dari Rp 70 ribu hingga yang termahal senilai Rp 800 juta. Dari hasil penjualan tanaman angrek ini, setiap bulannya rata-rata mencapai Rp 8 juta hingga Rp 10 juta.

Menurut Hudan salah satu pemuda desa setempat, budidaya anggrek ini berawal dari keinginan sejumlah pemuda untuk memajukan desanya, dengan cara memaksimalkan sumber daya manusia yang ada. “Dari sinilah kemudian mereka sepakat untuk melakukan budidaya anggrek,” kata  Hudan Daldiri

Sementara pemerintah desa sadengrejo, berniat untuk menambah lahan budidaya anggrek. Sebab, budidaya angrek prospeknya sangat bagus, bahkan saat ini sudah mampu menambah menjadi salah satu penyumbang penghasilan asli desa.

Untuk kedepan,  budidaya anggrek akan dijadikan sebagai lokasi wisata edukasi anggrek.




Reporter : Ariesta
Redaktur : pulung




 Baca Juga 

Budidayakan Beragam Jenis Anggrek, Pemuda Desa Mampu Dongkrak Pendapatan Desa
Ekonomi
Terpopuler



2021 © www.amtv.co.id
Tentang Kami
Disclaimer
Pedoman Media Siber
Ketentuan & Kebijakan Privasi
Iklan