Berita Terbaru :
Probolinggo - Antisipasi Aksi Premanisme, 9 Anjal dan Pak Ogah Diamankan
Surabaya - Antisipasi Penyebaran Covid-19 Dilingkungan Perusahaan
Surabaya - Ditreskrimsus Polda Jatim Ungkap Tindak Pidana Perikanan
Sidoarjo -  Penyandang Disabilitas Akan Diprioritaskan Program Vaksinasi
Surabaya -  Pembelajaran Tatap Muka Tetap 5 Juli 2021 Mendatang
Surabaya -  Alhamdulillah 2 Ribu Peserta SBMPTN Diterima di Unair
Sidoarjo -  Menteri P3A Pastikan Santri Korban Sodomi Guru Ngaji Dapat Pendampingan
   

Hobi dan Gaya Hidup   08 Juni 2021 | 17:25 wib
Bangkit Dari Pandemi Dosen Cantik Sulap Karung Goni Jadi Tas Cantik
Seorang dosen sebuah perguruan tinggi di Surabaya, berinovasi memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai tinggi
 Surabaya  Bangkit dari keterpurukan pandemi, seorang dosen sebuah perguruan tinggi di Surabaya, berinovasi memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai tinggi. Yaa … dosen cantik ini mengolah karung goni bekas menjadi sebuah tas lukis karung goni artistik bernilai ekonomi tinggi.

Berawal di bulan November 2020, ketika pandemi covid 19 masih melanda negeri ini, dan memanfaatkan waktu luang di rumah di tengah pembatasan dampak pandemi tidak ada aktifitas tatap muka belajar mengajar di perguruan tinggi, Febe Yuanita Ratna Indudewi (36 tahun), dosen Universitas Ciputra - Surabaya, merubah karung goni bekas yang tidak mempunyai nilai ekonomis, menjadi tas lukis karung goni. 

Berbekal keahliannya dalam hal menuangkan cat minyak di atas kanvas pada waktu masa kuliah dahulu, dosen internasional bisnis manajement ini mencorat- coret dan melukis sebuah tas karung goni, yang dipesan dari perajin menjadi sebuah tas artistik bernilai tinggi.

Adapun pembeli bisa memesan sebuah lukisan yang ditorehkan pada tas karung goni ini, sesuai yang mereka inginkan, dan dijamin limited edition. Dan harganya pun terjangkau masih terbilang ringan bagi kantong penikmat seni lukis. 

Dalam kurun waktu 7 bulan, dosen cantik ini sudah bisa membuat karya lukis yang ditorehkan di atas 60 tas karung goni. 

Memanfaatkan media sosial penjualan secara online, tas lukis karung goni buah ini, dijual dalam kisaran harga antara Rp 150 sampai Rp 250 ribu. Dalam sebulan pun dosen lajang ini bisa meraup omset sekitar Rp 4 juta.

Sementara itu, Erlita Tantri, pembeli sekaligus penikmat lukisan tas karung goni ini, mengaku puas dengan hasil karya lukisan pesanannya di atas karung goni. “Harganya pun masih terjangkau, tidak memberatkan kantong, dan tas karung goni ini bisa dibuat dalam acara formal ataupun non formal,” ujarnya.

Kini, meskipun aktifitas belajar mengajar di kampus dimulai, Febe Yuanita bertekat tetap eksis mengembangkan bakat melukisnya, yang dituangkan dalam media tas karung goni. Ke depannya, dosen cantik ini berharap hasil karya lukis tas goni juga bisa menarik pembeli dari luar negeri.
Reporter : irwanda ikadisa
Redaktur : Yanu




 Baca Juga 

Bangkit Dari Pandemi Dosen Cantik Sulap Karung Goni Jadi Tas Cantik
Hobi dan Gaya Hidup
Terpopuler
Menteri P3A Pastikan Santri Korban Sodomi Guru Ngaji Dapat Pendampingan
Politik 3 jam

Pembelajaran Tatap Muka Tetap 5 Juli 2021 Mendatang
Pendidikan 3 jam

Antisipasi Aksi Premanisme, 9 Anjal dan Pak Ogah Diamankan
Peristiwa 2 jam




2021 © www.amtv.co.id
Tentang Kami
Disclaimer
Pedoman Media Siber
Ketentuan & Kebijakan Privasi
Iklan