Berita Terbaru :
Probolinggo - Antisipasi Aksi Premanisme, 9 Anjal dan Pak Ogah Diamankan
Surabaya -  Antisipasi Penyebaran Covid-19 Dilingkungan Perusahaan
Surabaya -  Ditreskrimsus Polda Jatim Ungkap Tindak Pidana Perikanan
Sidoarjo -  Penyandang Disabilitas Akan Diprioritaskan Program Vaksinasi
Surabaya -  Pembelajaran Tatap Muka Tetap 5 Juli 2021 Mendatang
Surabaya -  Alhamdulillah 2 Ribu Peserta SBMPTN Diterima di Unair
Sidoarjo -  Menteri P3A Pastikan Santri Korban Sodomi Guru Ngaji Dapat Pendampingan
   

Peristiwa   08 Juni 2021 | 17:01 wib
Depresi Diduga Akibat Cerai, Janda Cantik Gantung Diri
 Mojokerto   Diduga depresi masalah keluarga, seorang janda cantik tewas gantung diri di rumah orang tuanya di kecamatan Gondang, kabupaten Mojokerto. Sebelumnya, korban pernah menikah dan bercerai, korban meninggalkan satu anak laki-laki.

Warga Dusun Wonosari, Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, kemarin, dihebohkan dengan kabar meninggalnya wanita cantik dengan cara gantung diri.

Korban bernama Vivianti Irine Putri umur 25 tahun itu, ditemukan tewas di dalam kamar di rumah orang tuanya dalam posisi gantung diri. Petugas kepolisian dari polsek Gondang dan tim inafis polres Mojokerto langsung melakukan olah tkp.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Diki, kakak ipar korban, ketika itu Diki hendak membangunkan korban di dalam kamar. Namun, saat menuju kamar korban pintu kamar korban terkunci dari dalam.

Atas seizin ayah korban yang bernama Didik, maka Diki mendobrak pintu kamar tersebut. Setelah terbuka, ia terkejut karena melihat tubuh adik iparnya itu dalam posisi tergantung dan meninggal dunia. Leher korban terikat tali dari lembaran kain yang dikaitkan di sela-sela kayu kamar korban.

Kepada awak media, Muhammad Jayadi, Kepala Dusun setempat mengatakan 
mengenai motif bunuh diri dia tidak tahu. “Hanya saja dari keterangan keluarga disebutkan, korban sedikit depresi masalah keluarga. Korban diketahui pernah menikah dan tinggal di kecamatan Balongbendo Sidoarjo. Namun, korban yang mempunya satu anak laki-laki itu akhirnya bercerai,” katanya.

Tim kepolisian dari polsek Gondang dan inafis polres Mojokerto, yang melakukan identifikasi dan olah tkp tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Karena murni bunuh diri, maka keluarga korban memohon tidak diotopsi. Sehingga, jenazah korban langsung dimakamkan pada siang hari tersebut. Dari tkp polisi mengamankan barang bukti, antara lain kain panjang yang dijadikan gantung diri, baju korban, dua unit iphone korban dan ktp korban.
Reporter : yunan muzaki
Redaktur : Endri




 Baca Juga 

Depresi Diduga Akibat Cerai, Janda Cantik Gantung Diri
Peristiwa
Terpopuler



2021 © www.amtv.co.id
Tentang Kami
Disclaimer
Pedoman Media Siber
Ketentuan & Kebijakan Privasi
Iklan