Berita Terbaru :
Probolinggo - Antisipasi Aksi Premanisme, 9 Anjal dan Pak Ogah Diamankan
Surabaya - Antisipasi Penyebaran Covid-19 Dilingkungan Perusahaan
Surabaya - Ditreskrimsus Polda Jatim Ungkap Tindak Pidana Perikanan
Sidoarjo -  Penyandang Disabilitas Akan Diprioritaskan Program Vaksinasi
Surabaya -  Pembelajaran Tatap Muka Tetap 5 Juli 2021 Mendatang
Surabaya -  Alhamdulillah 2 Ribu Peserta SBMPTN Diterima di Unair
Sidoarjo -  Menteri P3A Pastikan Santri Korban Sodomi Guru Ngaji Dapat Pendampingan
   

Peristiwa   07 Juni 2021 | 17:39 wib
Kasus Jenazah Diangkut Motor Roda 3 Berujung Damai
 Probolinggo  Kasus jenazah yang diangkut dengan menggunakan motor roda 3, lantaran keluarga kecewa ditarik biaya ambulan terus berlanjut. Setelah dilakukan mediasi, kedua belah pihak sepakat damai, dan dari mediasi tersebut karena adanya miss komunikasi.


Setelah dilakukan mediasi, kedua belah pihak melakukan rilis terkait viralnya jenazah yang di bawa dengan menggunakan motor roda 3. Rilis tersebut dilakukan di halaman mapolsek Dringu, sekitar pukul 11.00 WIB. Dalam rilis tersebut selain 2 belah pihak, juga hadir sebagai penengah pihak desa Tamansari, dan pihak polsek Dringu.

dr. Indra Gunawan, Direktur RSU Wonolangan mengungkapkan, sebelum kejadian, korban yang diketahui bernama Supo ini pada Sabtu sore mendapat perawatan di RSU Wonolangan, dan tak lama setelah dirawat, korban ini dinyatakan meninggal karena penyakitnya.

“Namun saat hendak dibawa, pihak rumah sakit memang memberi tarif ambulan sebesar Rp 175 ribu, dan bukan Rp 800 ribu yang santer tersebar di media. Nah saat proses negosiasi biaya ambulan tersebut terjadi, diduga keluarga panik karena pemberitaan di luar, akhirnya pihak keluarga membawa jenazah menggunakan motor roda 3, “ kata dr. Indra Gunawan, Direktur RSU Wonolangan

Dan setelah kejadian, dan pertemuan kedua belah pihak, maka sepakat adanya persamaan informasi dan berakhir damai. sebagai bentu rasa belasungkawa, pihak rumah sakit memberi bantuan kepada keluarga korban.

Sementara, Nor Ali, perwakilan pihak keluarga berharap, kepada pemerintah biaya ambulan ini untuk dapat dimasukkan ke BPJS Kesehatan, dan terkait miss komunikasi ini ke depan tidak terjadi lagi, sehingga tidak ada lagi korban hanya dengan masalah ambulan.
Reporter : Hafiz Rosani
Redaktur : Endri




 Baca Juga 

Kasus Jenazah Diangkut Motor Roda 3 Berujung Damai
Peristiwa
Tak Mampu Bayar Ambulan, Jenazah Dibawa Motor Roda 3
Peristiwa
Terpopuler
Menteri P3A Pastikan Santri Korban Sodomi Guru Ngaji Dapat Pendampingan
Politik 4 jam

Pembelajaran Tatap Muka Tetap 5 Juli 2021 Mendatang
Pendidikan 4 jam

Antisipasi Aksi Premanisme, 9 Anjal dan Pak Ogah Diamankan
Peristiwa 3 jam




2021 © www.amtv.co.id
Tentang Kami
Disclaimer
Pedoman Media Siber
Ketentuan & Kebijakan Privasi
Iklan