Berita Terbaru :
Probolinggo - Antisipasi Aksi Premanisme, 9 Anjal dan Pak Ogah Diamankan
Surabaya - Antisipasi Penyebaran Covid-19 Dilingkungan Perusahaan
Surabaya - Ditreskrimsus Polda Jatim Ungkap Tindak Pidana Perikanan
Sidoarjo -  Penyandang Disabilitas Akan Diprioritaskan Program Vaksinasi
Surabaya -  Pembelajaran Tatap Muka Tetap 5 Juli 2021 Mendatang
Surabaya -  Alhamdulillah 2 Ribu Peserta SBMPTN Diterima di Unair
Sidoarjo -  Menteri P3A Pastikan Santri Korban Sodomi Guru Ngaji Dapat Pendampingan
   

Gaya Hidup   03 Juni 2021 | 11:04 wib
Berjual Nasgor Berjejer Justru Ciptakan Persaudaran
 Surabaya  Unik dan menarik, dimana mana biasanya terjadi persaingan. Saling sikut dianggap lumrah akibat takut kalah bersaing. Bahkan tak jarang sampai menghalalkan segala cara. Tapi yang terjadi di seputaran Terminal Manukan Kecamatan Tandes Surabaya, para pedagang nasi goreng terlihat guyub meski lokasi berjualan berdempetan.


Sejak sekitar pukul 16.00 WIB sore, satu persatu penjual nasi goreng di sekitar Terminal Manukan Kecamatan Tandes Surabaya berdatangan. Usai memarkir rombong , belasan penjual siap menunggu pelanggan. Tak lama berselang pembeli pun berdatangan.

Menarik memang, penjual nasi goreng menempati areal 1 lokasi yakni di Perempatan Jl. Manukan Tama, tepat di sebelah SMP terpadu Darul Muttaqin. Meski berada 1 lokasi yang cenderung berdempetan para penjual tertihat guyup. Hampir 10 tahun disana nyaris tidak pernah ada masalah. Justru diantaranya mengaku akrab bersahabat.

Andik seorang penjual nasi goreng mengaku walau tempat berjualan berjejer berdekatan  justru dianggap menguntungkan. “Semenjak para penjual nasi goreng direlokasi menjadi 1 lokasi, saya tidak perlu capai berkeliling kampung menjajakan dagangan, rejeki sudah ada yang mengatur,” kata Andik.

Rupanya sekitar 12 pedagang nasi goreng Terminal Manukan mengaku beruntung berjualan disatu lokasi. Dalam sehari mereka bisa menjual hingga puluhan porsi. Pembelinya rata rata memilih dibawa pulang,walau ada yang makan di tempat itupun sangat sedikit.

Per porsi nasi goreng dibanderol Rp 12 ribu, harga yang umum sama dengan di tempat lain. Uniknya juga pelanggan tidak hanya dari sekitar Manukan tetapi dari Benowo dan Sepanjang. Inilah contoh bersaing dalam kebersamaan, meski berdekatan justru tercipta suasana guyup rukun.
Reporter : Hayan Chandragi
Redaktur : pulung




 Baca Juga 

Berjual Nasgor Berjejer Justru Ciptakan Persaudaran
Gaya Hidup
Nasi Goreng Kurma Pulihkan Stamina Saat Puasa
Hobi dan Gaya Hidup
Terpopuler
Menteri P3A Pastikan Santri Korban Sodomi Guru Ngaji Dapat Pendampingan
Politik 3 jam

Pembelajaran Tatap Muka Tetap 5 Juli 2021 Mendatang
Pendidikan 3 jam

Antisipasi Aksi Premanisme, 9 Anjal dan Pak Ogah Diamankan
Peristiwa 2 jam




2021 © www.amtv.co.id
Tentang Kami
Disclaimer
Pedoman Media Siber
Ketentuan & Kebijakan Privasi
Iklan